MENGENAL SECARA SEDERHANA TENTANG GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS)
Haii...
sahabat blogger mania...
dipostingan kali ini saya akan memberi sedikit wawasan pada kalian tentang apa itu Geographic information system atau yang lebih dikenal GIS. Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi Berbasis Pemetaan dan Geografi adalah sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi. Teknologi GIS mengintegrasikan operasi pengolahan data berbasis database yang biasa digunakan saat ini, seperti pengambilan data berdasarkan kebutuhan, serta analisis statistik dengan menggunakan visualisasi yang khas serta berbagai keuntungan yang mampu ditawarkan melalui analisis geografis melalui gambar-gambar petanya.
Kemampuan tersebut membuat sistem informasi GIS berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya.
CARA MENGELOLA DATA GIS
Secara umum proses SIG terdiri atas tiga bagian (subsistem), yaitu subsistem masukan data (input data), manipulasi dan analisis data, menyajikan data (output data). Subsistem masukan data merupakan bagian berperan untuk memasukkan data dan mengubah data asli ke bentuk yang dapat diterima dan dipakai dalam SIG. Semua data dasar geografi diubah dulu menjadi data digital, sebelum dimasukkan ke komputer. Ada dua macam data dasar geografi, yaitu data spasial dan data atribut/non spasial.
a. Data spasial (keruangan), yaitu data yang menunjukkan ruang, lokasi atau tempattempat di permukaan bumi. Data spasial berasal dari peta analog, foto udara dan penginderaan jauh dalam bentuk cetak kertas.
b. Data atribut / non spasial (deskriptis), yaitu data yang terdapat pada ruang atau tempat. Atribut menjelaskan suatu informasi. Data atribut diperoleh dari statistik, sensus, catatan lapangan dan tabular (data yang disimpan dalam bentuk tabel) lainnya. Data atribut dapat dilihat dari segi kualitas, misalnya kekuatan pohon. Dan dapat dilihat dari segi kuantitas, misalnya jumlah pohon.
KEGUNAAN GIS
Sejak diperkenal sejak tahun 1960'an lagi GIS telah digunakan dalam berbagai-bagai bidang perancangan dan pengurusan. Antara penggunaannya adalah dalam pemilihan dan analisis tapak, pemilihan koridor pembangunan, pemilihan lokasi bagi pembangunan jalan, talian elektrik dan paip air yang baru, perancangan laluan (shortest route, evacuation routing and optimum route), penilaian kesan alam sekitar (EIA), perancangan dan pengawalan guna tanah, pengunaan kadaster, perancangan utiliti, penentuan perletakan pusat perkhidmatan dan berbagai-bagai penggunaan pada peringkat kerajaan tempatan.
Secara umumnya penggunaan GIS dapat dikumpulkan kepada lima kategori berikut
a. Pengurusan fasiliti Menggunakan peta berskala besar dan tepat dan analisis jaringan bagi pengurusan utiliti. Pemetaan otomatik (AM) dan pengurusan fasiliti (FM) digunakan dalam dibidang ini.
b. Pengurusan Alam Sekitar dan Sumberjaya Penggunaan peta berskala kecil atau sederhana dan teknik tindihan peta dengan kombinasi foto udara dan imej satelit digunakan untuk pengurusan sumberjaya dan kajian kesan alam sekitar.
c. Jaringan Jalan Perhubungan Peta berskala besar dan sederhana dan analisis ruang digunakan untuk vehicle routing, lokasi bangunan-bangunan dan jalan perhubungan.
d. Perancangan dan Kejuruteraan Pengunaan peta berskala besar dan sederhana dan model-model kejuruteraan digunakan untuk kejuruteraan awam.
e. Sistem Maklumat Tanah Penggunaan peta kadaster berskala besar atau land parcel maps dan analisis ruang digunakan untuk pentadbiran kadester, percukaian, perlesenan dll.
Referensi :
http://asrielpangloli.blogspot.com/2014/05/pengertian-gis.html
slide perkuliahan SIDS

Komentar
Posting Komentar