Penggunaan Encapsulasi Di Java
Enkapsulasi
pada Java
Salam jaya, selamat
datang lagi pada blog Management Sistem Informasi . Postingan kali ini
juga masih bagian dari tugas mata kuliah Pemrograman Berbasis Objek. Pertemuan
kali ini saya diberikan sebuah tugas untuk mengupas tentang enkapsulasi dan
memberikan contoh programnya.
Sebelumnya, bloggers sudah paham belum mengenai apa itu enkapsulasi??? Kalau
belum yaa ikuti penjelasan dari saya yuk, yang mudah-mudahan bisa membuat
kalian yang tidak paham menjadi paham. Langsung saja…..
ENKAPSULASI (encapsulation)
Enkapsulasi merupakan
salah satu bagian dari konsep dasar pemrograman berbasis objek (OOP). Dilihat
dari bahasanya, enkapsulasi berarti pembungkusan. Bila konsep ini diterapkan
dalam sebuah program berbasis objek, maka pembungkusan yang dimaksud ialah
membungkus setiap detail dari program (mau itu fungsi, dan detail lain yang
masih berada di dalam suatu class) menjadi sebuah subprogram yang independent
(berdiri sendiri).
Tujuan dari enkapsulasi sudah cukup jelas bila dilihat dari pengertiannya yaitu
untuk menyembunyikan setiap implementasi detail sebuah class agar terhindar
dari akses yang ilegal. Oh iya perlu diketahui bahwa enkapsulasi didasari oleh
2 hal, yaitu :
1. Information
hiding.
2. Interface to
access data.
Contoh program enkapsulasi
tersebut, saya buat menjadi program menu dengan beberapa pilihan. Pilihannya
ada hitung data dan biodata.
pada program tersebut saya membungkus 2 pilihan yang terdapat di menu menjadi 2 class yaitu hitung dan biodata. Saat user mengakses program tidak akan di pusingkan dengan implementasi kedua data yang ada di pilihan menu tersebut karena program sudah di buat sedemikian rupa sehingga si program tinggal memanggil nama dari class-nya yang sesuai dengan pilihan menu yang di pilih.
Di buat seperti itu karena mengingat salah satu dasar dari encapsulasi itu sendiri yaitu information hiding yg bermaksud menyembunyikan setiap elemen yang digunakan.
pada program tersebut saya membungkus 2 pilihan yang terdapat di menu menjadi 2 class yaitu hitung dan biodata. Saat user mengakses program tidak akan di pusingkan dengan implementasi kedua data yang ada di pilihan menu tersebut karena program sudah di buat sedemikian rupa sehingga si program tinggal memanggil nama dari class-nya yang sesuai dengan pilihan menu yang di pilih.
Di buat seperti itu karena mengingat salah satu dasar dari encapsulasi itu sendiri yaitu information hiding yg bermaksud menyembunyikan setiap elemen yang digunakan.
Jadi inti dari
enkapsulasi sendiri yaitu kita tidak perlu mengetahui apa yang ada di dalam
object (class) itu, tapi yang kita butuhkan hanyalah cara memakainya dan apa
yang akan dihasilkan dari program tersebut.
Bila dianalogikan
program tersebut adalah sebuah piano, maka jika saya sebagai user, saya tidak
perlu mengetahui proses seperti apa yang terjadi di dalam piano mulai dari
saya menekan tutsnya sampai akhirnya terdengar melodi. Karena yang perlu saya
ketahui hanyalah bagaimana cara memainkan piano tersebut dan mendapatkan alunan
melodi indah yang keluar dari piano yang saya mainkan. Begitu pula dalam
program yang menggunakan enkapsulasi ini.
Demikian yang bisa saya bagikan kepada kalian mengenai enkapsulasi
Sekian postingan dari saya,
Salam Jaya









Komentar
Posting Komentar