Macam-Macam Tipe Data Pada Java
Macam-Macam
Tipe Data Pada Java
Java mempunyai 11 macam tipe data yang
terdiri atas tipe data sederhana dan referensi / komposit. Tipe sederhana
meliputi byte, short, int, long, char, float, double dan boolean yang terbagi
menjadi 3 tipe. Sedangkan tipe data referensi meliputi class,array dan
interface.
A. Tipe
Data Sederhana
Integer
(Bilangan Bulat)
Tipe data yang masuk menjadi bagian ini
adalah byte, short, int dan long. Semua tipe data ini bersifat Signed, yaitu bisa mempresentasikan
nilai positif dan negatif. Tidak seperti tipe data lainnya, Java tidak
mendukung tipe data unsigned yang hanya bisa mempresentasikan nilai postif.
Byte
Type byte umumnya digunakan pada saat kita
bekerja dengan sebuah data stream dari suatu file maupun jaringan, yaitu untuk
kepeluan proses membaca/menulis. Selain itu, tipe ini juga digunakan saat
bekerja dengan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe-tipe lain yang
didefiniskan di dalam Java. Contoh :
class
ContohByte {
public static void main(String [] args){
byte a;
a=127;
System.out.println(a);
}
}
Short
Pada umumnya diaplikasikan pada
komputer-komputer 16-bit, yang saat ini semakin jarang keberadaanya. Contoh :
class ContohShort
{
public static void main(String[]args){
short umurWafiy;
short umurAdit;
short selisih;
umurWafiy=23;
umurAdit=13;
selisih=umurWafiy-umurAdit;
System.out.println(“Selisih umur mereka
adalah “ + selisih + ” tahun”);
}
}
Int
Tipe ini merupakantipe yang paling banyak
dipakai dalam merepresentasikan angka dalam Java, dikarenakan dianggap paling
efisien dibandingkan dengan tipe-tipe integer lainnya. Tipe Int banyak
digunakan untuk indeks dalam struktur pengulangan maupun dalam konstruksi
sebuah array.Selain itu, secara teori setiap ekspresi yang melibatkan tipe
integer byte, short, int, long) semuanya akan dipromosikan ke int terlebih
dahulu sebelum dilakukan proses perhitungan. Contoh :
class
HitungGaji{
public static void main(String[]args){
int gaji=5000000;
int lamaKerja;
int besarGaji;
lamaKerja=4;
besarGaji=gaji*lamaKerja;
System.out.println(besarGaji); }}
Long
Tipe ini digunakan untuk kasus-kasus
tertentu yang nilainya berada di luar rentang tipe int, karna tipe ini punya
range paling tinggi dibanding Integer lainnya. Dengan kata lain, tipe long
terpaksa digunakan jika data memiliki range diluar range int. Contoh :
public
class MassaPlanet{
public static void main (String[]args){
long volum=1864824217374668;
long massaJenis=77886;
long massa=volum*massaJenis;
System.out.println(massa);
}
}
2.
Floating-Point (Bilangan Pecahan)
Tipe floating-point digunakan untuk
merepresentasikan nilai-nilai yang mengandung pecahan atau angka decimal di
belakang koma, seperti 3.1416,5.25, dan sebagainya. Bilangan semacam ini
disebut sebagai bilangan riil. Dalam Java tipe ini dibedakan menjadi dua jenis,
yaitu float, dan double.
Float
Tipe ini digunakan untuk menandakan nilai–nilai
yang mengandung presisi atau ketelitan tunggal (single-precision) yang
menggunakan ruang penyimpanan 32-bit. Presisi tunggal biasanya lebih cepat
untuk processor-processor tertentu dan memakan ruang penyimpanan setengah kali
lebih sedikit dibandingkan presisi ganda (double precision). Permasalahan yang
timbul dari pemakaian tipe float untuk nilai-nilai yang terlalu kecil atau
justru terlalu besar, karena nilai yang dihasilkan akan menjadi tidak akurat.
Contoh penggunaan variabel : float suhu;
Double
Tipe ini mengandung tingkat ketelitian
ganda atau presisi ganda (double precision) dan menggunakan ruang penyimpanan
64-bit untuk menyimpan nilai. Tipe double tentu lebih cepat untuk melakukan
perhitungan-perhitungan matematis daripad tipe float. Untuk perhitungan yang
bersifat bilangan riil dan menghasilkan hasil yang lebih akurat, maka lebih
baik menggunakan tipe double. Contoh :
class
KelilingLingkaran {
public static void main (String[] args) {
double pi = 3.1416;
double r = 2.12;
double keliling;
keliling = 2*pi*r;
System.out.println(“Keliling Lingkaran
= ”+ keliling);
}
}
3. Char
Tipe data char merupakan tipe untuk
menyatakan sebuah karakter. Java
menggunakan karakter Unicode untuk merepresentasikan semua karakter yang ada .
Unicode ialah sekumpulan karakter yang
terdapat pada semua bahasa, seperti bahasa Latin, Arab, Yunani dan
lain-lainnya. Karena bahasa Java dirancang untuk dapat diterapkan di berbagai
macam platform, maka Java menggunakan karakter Unicode yang membutuhkan ukuran
16-bit. Untuk karakter-karakter yang tidak dapat diketikkan secara langsung
melalui keyboard, java menyediakan beberapa escape sequence (pasangan karakter
yang dianggap sebagai karakter tunggal). Escape sequence tidak dianggap sebagai
String, melainkan tetap sebagai tipe karakter khusus. Di bawah ini akan
dijelaskan beberapa contoh tentang escape sequence.
Escape Sequence Keterangan
\ddd Karakter octal
(ddd)
\uxxxx Karakter Unicode
heksadecimal (xxxx)
\’ Petik tunggal
\’’ Petik ganda
\\ Backslash
\r Carriage return
\n Baris baru (line
feed)
\f Form feed
\t Tab
\b Backspace
Contoh :
class
ContohKarakter {
public static void main (String[] args) {
char ch = 65;// 65 merupakan kode untuk
karakter A;
System.out.println(“ch1=”+ch);
ch++;
//increment(penaikan nilai sebesar 1)
System.out.println(“ch2 = ”+ ch);
}
}
4. Boolean
Tipe boolean adalah tipe data yang
digunakan untuk menampung nilai logika, yaitu nilai yang hanya memiliki dua buah
kemungkinan (benar atau salah). Tipe ini ditandai dengan kata kunci Boolean.
Dalam bahasa Java, nilai benar dipresentasikan dengan kata kunci true dan nilai
salah dengan kata kunci false.

Komentar
Posting Komentar